06 January 2020

Pertolongan Pertama Pada Mobil Yang Terendam Banjir

Pertolongan Pertama Pada Mobil Yang Terendam Banjir

Lakukan beberapa langkah berikut sebagai pertolongan pertama usai mobil terendam banjir. Ingat, jangan sekali-sekali langsung menghidupkan mesin, akibatnya fatal! Air yang sudah menyusup ke dalam ruang mesin bahaya bagi beberapa komponen dan efek parahnya terjadi water hammer, akibatnya piston bisa pecah dan setang piston bisa bengkok.

-Hal pertama yang harus segera dilakukan sebelum banjir semakin meninggi adalah melepas kabel aki, baik negatif maupun positif. Hal ini dilakukan untuk mencegah korsleting pada kelistrikan mobil yang dapat berakibat fatal.

-Setelah banjir surut dan anda ingin mengevakuasi mobil anda jangan sekali-kali menghidupkan mesin karena air yang masuk ke mesin dapat mengakibatkan water hammer dan membuat mesin jebol. Anda dapat mengevakuasi dengan cara mendorongnya ataupun memanggil mobil derek.

-Silakan hubungi Bengkel Honda Arista terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Memulihkan kendaraan yang terendam banjir memerlukan penanganan yang rumit karena harus dilakukan pengecekan, pengeringan dan pembersihan banyak komponen vital seperti busi, saringan udara, saringan oli, tangki bahan bakar, koil, alternator, dinamo starter, v-belt, ECU, karpet dasar, socket lampu-lampu dan masih banyak lagi.

-Hal terakhir yang dilakukan yaitu pengurasan oli mesin. Kuras oli pada mesin dan setelah oli habis terkuras, semprot dengan angin kompresor hingga air dan oli benar benar habis terkuras. Kemudian isi kembali oli yang larut dalam air dan kuras kembali oli tersebut agar air di dalam mesin benar benar hilang. Kuras oli pada mesin dan setelah oli habis terkuras, semprot dengan angin kompresor hingga air dan oli benar benar habis terkuras. Kemudian isi kembali oli yang larut dalam air dan kuras kembali oli tersebut agar air di dalam mesin benar benar hilang.